Pembangunan
Ekonomi suatu bangsa merupakan pilar penting bagi terselenggaranya proses
pembangunan di segala bidang. Karena jika pembangunan ekonomi suatu bangsa
berhasil, maka bidang-bidang lain seperti bidang hukum, politik, pertanian, dan
lain-lain akan sangat terbantu. Suatu masyarakat yang pembangunan ekonominya
berhasil ditandai dengan tingginya pendapatan perkapita masyarakat negara
tersebut. Dengan tingginya pendapatan perkapita masyarakat, maka negara dan
masyarakat akan dapat lebih leluasa dalam menjalankan berbagai aktivitas pada
berbagai bidang yang lain.
Minggu, 29 Maret 2015
Kebijakan Perdagangan Internasional
Perdagangan internasional merupakan salah satu aspek
penting dalam perekonomian setiap negara di dunia. Dengan perdagangan
internasional, perekonomian akan saling terjalin dan tercipta suatu hubungan
ekonomi yang saling mempengaruhi suatu negara dengan negara lain serta lalu
lintas barang dan jasa akan membentuk perdagangan antar bangsa.
Perdagangan internasional merupakan kegiatan yang
bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat suatu negara. Terjadinya
perekonomian dalam negeri dan luar negeri akan menciptakan suatu hubungan yang
saling mempengaruhi antara satu negara dengan negara lainnya, salah satunya
adalah berupa pertukaran barang dan jasa antarnegara.
Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan
Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan
Kesenjangan
ekonomi atau ketimpangan dalam distribusi pendapatan antara kelompok masyarakat
berpendapatan tinggi dan kelompok masyarakat berpandapatan rendah serta tingkat
kemiskinan atau jumlah orang yang berada dibawah garis kemiskinan merupakan dua
masalah besar yang dihadapi negara-negara yang sedang berkembang, tidak
terkecuali Indonesia.
Pembangunan Ekonomi Regional, Daerah, dan Otonomi Daerah
Pembangunan Ekonomi Regional, Daerah, dan Otonomi Daerah
Program desentralisasi dan otonomi daerah
merupakan pekerjaan besar dan harus berhasil dengan baik. Melihat keragaman
kemampuan maka pelaksanaannya harus didasarkan pada sequencing yang jelas dan
penerapan bertahap menurut kemampuan daerah. Dalam proses pemulihan ekonomi
nasional, pelaksanaan program desentralisasi yang tergesa-gesa tanpa kesiapan
memadai akan mengganggu pemulihan ekonomi yang pada gilirannya akan merugikan
pembangunan ekonomi daerah sendiri.
Maka sangat mungkin diperlukan suatu kesepakatan
baru. Proses desentralisasi tidak perlu diakselerasi. Yang perlu diakselerasi
adalah pengembangan kelembagaan dan kemampuan, termasuk untuk pengembangan
kebijakan, pada tingkat daerah -- khususnya daerah Tingkat II. Ini merupakan
kerja nasional yang harus mendapat prioritas pertama dan dilaksanakan terutama
di daerah. Inilah inti dari pemberdayaan ekonomi daerah yang merupakan kunci
bagi pembangunan ekonomi daerah yang kompetitif dan efisien.
Makalah On The Job Training
BAB
I
PENDAHULUAN
Sumber
daya manusia (SDM) merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen
lain seperti modal, teknologi, dan uang sebab manusia itu sendiri yang
mengendalikan yang lain.Membicarakan sumberdaya manusia tidak terlepas dari
kegiatan-kegiatan atau proses manajemen lainnya seperti strategi perencanaan,
pengembangan manajemen dan pengembangan organisasi. Keterkaitan antara
aspek-aspek manajemen itu sangat erat sekali sehingga sulit bagi kita untuk
menghindari dari pembicaraan secara terpisah satu dengan lainnya.
Definisi Punishment
Definisi Punishment :
1. Menuurut
Tanlain (2006:57) pengertian hukuman (punisment) ialah tindakan pendidikan
terhadap anak didik karena melakukan kesalahan, dan dilakukan agar anak didik
tidak lagi melakukannya.
2. Menurut
Purwanto (2005:186) maksud dari hukuman (punishment) ialah penderitaan yang
diberikan atau ditimbulkan dengan sengaja oleh seseorang (orang tua, guru, dan
sejajarnya) sesudah terjadi suatu pelanggaran, kejahatan, atau kesalahan.
Makalah Staffing
BAB I
PENEMPATAN PEGAWAI
Langkah awal dalam menghasilkan sumber
daya manusia yang terampil dan handal, perlu adanya suatu perencanaan dalam
menentukan karyawan yang akan mengisi pekerjaan yang ada dalam perusahaan yang
bersangkutan. Keberhasilan dalam pengadaan tenaga kerja terletak pada ketepatan
dalam penempatan karyawan, baik penempatan karyawan baru maupun karyawan lama
pada possisi jabatan baru.
Proses penempatan merupakan suatu proses yang sangat menentukan dalam
mendapatkan karyawan yang kompeten yang di butuhkan perusahaan, karena
penempatan yang tepat dalam posisi jabatan yang tepat akan dapat membantu
perusahaan dalam mencapai tujuan yang di harapkan.
Langganan:
Postingan (Atom)